How to love jakarta #howtolovejakarta

September 29, 2009 at 7:12 pm (ceracau)

this is my 5th year in jakarta. The first day i arrived, I know no one, I’m all alone in this city. 5 years later I have more friends in Jakarta than in my home town, I earned more in Jakarta than in Malang, I know more about Jakarta than Malang but I couldn’t love jakarta as I love Malang.

Traffic, crimes, weather, and another reasons made feel not so comfortable with Jakarta, but after 5 years I manage to earn sum tips to survive jakarta.

I’ve shared sum tips on twitter, follow me on twitter to get any update of #howtolovejakarta

1. alternative transportation 4 jakarta’s traffic: OJEK. 90% ‘pengkolan’ di jakarta dihuni ojek.

Jakarta dilengkapi berbagai macam kendaraan, air, udara dan darat. Begitu juga dengan Ojek. Ojek kelas “kaki lima” lengkap dengan ciri khasnya (baca: bau jaket kulit terbakar matahari dan bau rambut yang ga keruan) dan dengan tarif ‘sekenanya’ selalu tersedia di hampir setiap ‘pengkolan’ dan lampu m erah di jalan-jalan protokol ibukota. Namun bagi Anda yang ingin sedikit menikmati mewahnya ojek, juga dapat mengintip ini atau ini sebuah layanan ojek eksklusif lengkap dengan segala fasilitas wahid, namun sayang minus bau sangit kulit terbakar abang-abang tukang ojek yang khas.

2. cari info jdwal KRL/bis (ask google), it’ll keep u away from useless waiting. Btw, mind the queue & traffic

Jika anda seorang roker mania (sebuatn akrab penguna KRL) maka Anda tentu tidak asing dengan situs krlmania.com. Di situs ini Anda dapat dengan mudah mengunduh jadwal kereta yang beroperasi. Bagi Anda pengguna bis, sayangnya tidak ada situs panduan yang dapat namun sebagai patokan, beberapa bis yang berangkat dari Depok (AC 84, AC 143, AC 81, dll) selalu ada setiap 20-30 menit namun untuk bis-bis kopaja belum diketahui jadwalanya, ANda dapat bertanya pada kawan yang sering menggunakan fasilitas ini.

3. Survival kits for bus/KRL/angkot: ipod, books, mobile i.net connection NEVER use: PSP, NDS, netbook

Anda tentunya tidak ingin mati gaya jika sedang terjebak di kemacetan Jakarta. Bawalah hiburan secukupnya karena Anda tidak akan dapat memprediksi berapa lama kemacetan di Ibu kota akan terjadi. Ipod, buku dan mobile internet connection aman digunakan karena relati tidaka mengundang tangan-tangan ‘jahil’ namun jika Anda menggunakan PS. NDS, atau–tololnya– netbook maka dapat dipastikan, cepat atau lambat benda-benda tersebut akan berpindah tangan.

Bang Napi: Kejahatan terjadi tadak hanya karena niat tapi karena ada kesempatan, wasapadalah! waspadalah!! waspadalah!!!

4. try not too picky w/ public transportation. The 1st bus u see is ur ride home. Ac/non ac, full/empty.

Di Sini Bukan Anak-anak Malas Tempatnya Para Pekerja Keras

Di Sini Bukan Anak-anak Manja Sedikit Kerja Banyak Mintanya

“Mars Skankers”, SLANK

Jika Anda (setengah) terburu-buru dan harus me nggunakan bis, percayalah bis pertama yang anda lihat adalah kendaraan terbaik anda menuju tujuan, baik itu ac, penuh, bau, panas, dll. Jika anda melewatkan bis pertama, percayalah, Anda akan menunggu lebih lama untuk bis berikutnya.

(to be continued…)

2 Comments

  1. guno said,

    mantap banget ni

    ‘cos gw jg pendatang ni disini
    baru 3 bulan sejak diterima PNS

    ditunggu lanjutannya ya

    • Didin Dimas said,

      Makasih! salam kenal ya…

      lo ada blog juga ga? asal lo dari mana? gw juga perantau, tapi udah 5 tahun di ibu kota… kalo ada twitter silahkan follow gw di twitter.com/didindimas dan kita bisa nerusin #howtolovejakarta siapa tau bisa bermanfaat buat perantau kaya kita-kita…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: